Gagal Jantung

Gagal Jantung
Herbs and spices with mortar and bottle with oil

GAGAL JANTUNG

DEFINISI

Gagal jantung adalah suatu keadaan berupa kelainan fungsi

jantung sehingga jantung tidak mampu memompa darah untuk

memenuhi kebutuhan metabolisme dan disertai dengan gejala-

gejala penimbunan cairan di beberapa tempat.

Penyebab gagal jantung:

Gagal jantung seringkali berkembang akibat adanya beberapa

kondisi tertentu yang merusak atau melemahkan jantung, seperti:

  1. Penyakit arteri koroner/infark miokard akut (mungkin yang tersembunyi)
  2. Tekanan darah tinggi
  3. Aritmia akut (gangguan irama jantung)
  4. Endokarditis infektif (penyakit infeksi oleh mikroorganisme pada katup jantung)
  5. Emboli paru (penyumbatan arteri pulmonalis oleh suatu embolus yang terjadi secara tiba-tiba)
  6. Anemia multifaktor yang disebabkan penyakit kronis
  7. Kehamilan, peningkatan volume darah (hipervolumia) pada
  8. usia kehamilan 32-36 minggu
  9. Tiritoksikosis (hiper fungsi kelenjar tiroid

 

GEJALA KLINIS

Gejala dan tandanya dapat berupa:

  1. Dyspneu d’ effort (gangguan pernapasan: ortopnea, dispnea)
  2. Batuk
  3. Pembesaran jantung, irama derap (seperti derap kuda). 4. Pernapasan Cheyne stokes
  4. Takikardi
  5. Ronki
  6. Kongesti vena pulmonalis
  7. Edema
  8. Murmur

New York Heart Association (NYHA) membuat klasifikasi fungsional dalam 4 kelas:

  1. Kelas 1. Bila pasien dapat melakukan aktifitas berat tanpa keluhan.
  1. Kelas 2. Bila pasien tidak dapat melakukan aktifitas lebih berat dari aktivitas sehari-hari tanpa keluhan.
  1. Kelas 3. Bila pasien tidak dapat melakukan aktifitas sehari-hari tanpa keluhan.
  1. Kelas 4. Bila pasien sama sekali tidak dapat melakukan aktifitas apapun dan harus tirah baring.

 

DIAGNOSIS

  1. Pemeriksaan penunjang
  2. Foto toraks dapat mengarah ke kardiomegali, infiltrate prekordial kedua paru, dan efusi pleura.
  3. Fungsi elektrokardiografi (EKG) untuk melihat penyakit yang mendasari seperti infark miokard dan aritmia.
  4. Pemeriksaan lain seperti pemeriksaan HB, elektrolit, ekokardiografi, angiografi, fungsi ginjal, dan fungsi tiroid dilakukan atas indikasi.

 

PENGOBATAN KONVENSIONAL

  1. Meningkatkan oksigenasi dengan pemberian oksigen dengan istirahat dan pembatasan aktifitas.
  1. Memperbaiki kontraktilitas otot jantung. Digitalisasi: Digoksin oral untuk digitalisasi cepat.
  2. Menurunkan beban jantung
  3. Menurunkan beban awal dengan diet rendah garam, diuretik, dan vasodilator.
  4. Diet rendah garam, tinggi kalium.
  5. Inhibitor ACE: Captopril
  6. Vasodilator: Isosorbid Dinitrat (ISDN)

Semua obat ini harus dititrasi secara bertahap.

8. Diuretik: Furosemid

 

TERAPI ALAMIAH

  1. Pegagan (vasodilator)
  2. Bawang putih (menurunkan tekanan darah)
  3. Pisang atau kurma (tinggi kalium, baik untuk otot jantung)
  4. Kumis kucing, seledri atau mengkudu (diuretik)

Terapis pengobatan tradisional yang mengusai berbagai macam tehnik pengobatan seperti Ruqyah Syariyyah, Bekam, Akupunktur, Pijat khusus nyeri, Keseleo patah tulang dan Herbal yang sudah berpengalaman.

Tagged with: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,