Sakit adalah alarm hati

Sakit adalah alarm hati

Sakit adalah alarm hati

“Sakit adalah alarm hati, sebuah peringatan buat jasad, yg memberitahu bahwa hatinya atau qalbunya itu sedang sakit dan ingin diobati.

Rasulullah bersabda ” bahwasanya dalam tubuh itu ada segumpal daging yg jika segumpal daging tsb baik, maka baiklah keseluruhannya, jika ia buruk maka buruklah keseluruhannya. Segumpal daging tsb adl qalbu (jantung).

Al-qur’an hanya akan bereffect kpd jasad yg qalbunya sdh terbebas dari kesombongan.

Puncak kesembuhan adl ketika manusia ridha bahwa allah sebagai rabb nya, muhammad sbg rasulnya dan ia ridha kpd syariat islam yg dibawanya.
Kemudian allah pun ridha kpdnya, dan disanalah hilang semua kesakitan.

Kesembuhan ini bukan sekedar mantra mantra al-quran, bukan sekedar sakit dan sembuh, bukan sekedar pengobatan jasad, namun seruan kpd perubahan menyeluruh. Akidah, tauhid, pola pikir, pola makan, pola hidup yg sunnah, tdk ada tawar menawar di dalamnya jika anda mau sembuh, maka anda harus hijrah.

Tidak rahasia lg, penyakit jiwa atau psikis bisa menimbukan pengaruh pada jasad bahkan hancurnya miliaran sel dalam tubuh yg menyebabkan penyakit dalam kronis, depresi dan kegilaan.

Otak merupakan sambungan langsung ke syaraf syaraf jantung.
Saat manusia memforsir daya otak, maka akan bereaksi pd jantung.

Jin adl angin yg masuk melalui pori pori kulit dan berpindah dlm aliran darah, jantung adl pusat darah.

Al-quran adalah syifa atau penyembuh bagi seluruh penyakit didalam dada dan sesuatu yg didalam dada adalah jantung. (yunus 57).

10 kesalahan pasien :
Pasien tdk mau diruqyah
Pasien blm siap (hanya mengharapkan kesembuhan tetapi bukan hijrah)
Masih betah dlm kesyirikan : Syirik besar, syirku khofin (syirik ketakutan), syirkul mahabbah (syirik kecintaan), syirkut ta’ah (syirik ketaatan), syirku shagiran (syirik halus/ria).
Tdk komitmen dgn alquran & sunnah, masih tertarik dgn gemerlap dunia & bergantung pd dokter
Berputus asa dari rahmat allah, ibnu qayyim al jauziyyah mengatakan : Bahwa putus asa itu lebih jelek dari pada kematian. Jika kematian hanya memisahkan jasad dan ruh, maka putus asa memisahkan antara ruh kita dgn allah. Allah berfirman : “sesungguhnya berputus asa dari rahmat allah, melainkan kaum yg kafir. (yusuf 87)
Tdk mau memperbaiki kondisi hatinya : Dengki, sombong, rakus.
Tdk bertaubat, merasa aman dari dosa
Tdk kenal musuh sendiri (syetan iblis)
Masih bersahabat dgn syetan
Tdk melakukan Ruqyah mandiri

10 kesalahan praktisi Ruqyah :
Blm taubatan nasuha
Money oriented
Menyalahi sunnah
Salah akidah
Allah lah sang penyembuh
Tempat tdk nyaman, bising, msh ada maksiat
Salah diagnosa
Hanya fokus ke jasad bukan rohani qolbu
Tehnik yg salah

Kesembuhan dgn alquran ini garansi, kuatkan tekad, gigit dgn graham tuk menjadikan syetan itu musuh, perangi mereka, siksa dan binasakan mereka, usir sejauh jauhnya, demi allah sebenarnya mereka gentar, dan mereka takut,
Racuni mereka dgn air Ruqyah, persempit ruangan mrk dgn dzikir, buat mereka putus asa dgn ikhlas, arahkan semua ritual ibadah anda tuk menggempur mereka, niatkan setiap bacaan alquran kita tuk mengepung dan menghancurkan rmh rmh mrk disetiap sel tubuh kita.
Minta pertolongan kpd allah dgn sabar dan sholat.
Ingat! Rintangan terbesar adl kemalasan, keraguan & was was, oleh karenan itu, kuatkan tekad, kukuhkan keyakinan, dan buktikanlah.

———————————————————————————————————————

*MELACAK JEJAK DENDAM DALAM HATI*

_sumber gangguan jin yang sulit dikenali_

 

Ibnul Jauzy mendefinisikan dendam dg definisi yang sangat baik, diluar kelaziman definisi yang kita pahami tentang dendam.

 

 

Berikut penjelasannya :

 

Dendam adalah *_KESAN yg membekas dalam hati akibat perlakuan buruk seseorang._*

 

Memang, akal tidak bisa menepis begitu saja kesan dr perlakuan buruk ini, sebagaimana ia tidak bisa menepis kesan baik atas perlakuan baik seseorang.

 

 

‘Abdullah bin Ka’ab bin Malik berkata : ‘ Aku pernah mendengar Ka’ab bin Malik bercerita ttg dirinya ketika berpaling dr Rasulullah. Ia bercerita panjang lebar sampai akhirnya ia bertobat. Ia bercerita, ‘ Aku lalu masuk ke masjid. Di sana aku lihat Rasulullah sedang duduk dikelilingi para sahabat.

Lalu Thalhah bin Ubadillah bergegas bangkit dan menjabat tanganku serta mengucapkan selamat kepadaku. Demi Alloh,tak seorang pun waktu itu yg bangkit menyambutku selain Thalhah.’

Dan Ka’ab tdk dapat melupakan peristiwa itu dari Thalhah.

(Bukhori,6/4, Muslim, At Tawbah,53)

 

 

*Jika yg baik tidak dapat dilupakan maka yg buruk pun demikian (inilah yang disebut dendam).*

 

Hanya saja, kita disunnahkan untuk berupaya keras mengkikis yg buruk itu dr hati kita dg cara memberi maaf dan berjabatan tangan.

 

Dengan memberi maaf, pertama, kita mendapatkn pahala. kedua, kita bersyukur kepada Dzat yg telah menjadikan kita pemaaf, dan menjadikan org lainĀ  laj yg berbuat salah (bukan kita).

 

Pemberian maaf ini akan lebih sempurna apabila disertai dg sikap rela hati, yakni menghapus segala kesan buruk yg ada di hati.

 

Cara lain yg lebih halus adalah menyadari sepenuhnya bhw ia disakiti org lain, sbnrnya akibat dr dosanya sendiri, (disakiti org lain) sebagai tebusan atas kesalahan itu, pengangkat derajat, atau semua itu adlh ujian baginya.

 

Cara yg lebih halus lagi adalah dg menyadari bhw segala yg trjadi sudah ditentukan oleh Alloh.

 

(Dikutip dr Kitab Ath Thibb Ar Ruhani, Ibnu Jauzy, hal 56-57, terjemahan)

 

 

———-

Note : cara ketiga adalah keyakinan bhw Alloh menentukan segala hal dg Ilmu dan Hikmah NYA. ini akn membuat hati selalu husnudhon pd Alloh, selalu yakin ada kebaikan dibalik apa yg Alloh tentukan, mencukupkn diri dg bersandar pd Alloh dlm sgl hal.

 

 

Definisi Dendam yg disebutkn oleh Ibnu Jauzy sungguh unik dan universal. Oleh karenanya, prl kita renungkan, apakah kita trmasuk org yg menyimpan dendam?

 

Smg Alloh menolong dan menjaga diri kita semua. Aamiin.

 

Apa kaitan tema ini denga ruqyah?

 

Kesan mendalam terhadap peristiwa buruk, thd seseorg yang telah berbuat buruk adalah salah satu sumber gangguan jin yang perlu diwaspadai.

 

Ini adalah salah satu ‘Sampah’ dalam batin yang perlu secara jujur dibenahi. (baca artikel sebelumnya : Lalat dan Sampah)

 

_Bebaskan diri kita dari kesan buruk terhadap orang lain_

 

_Bebaskan diri kita dari kesan buruk trhadap peristiwa masa lalu._

 

Karena kita tidak ingin menjadi pendendam.

 

Apa indikasinya bahwa kesan buruk(dendam) tsb masih ada????

 

Coba ingat orang dan peristiwa tersebut…

 

Lalu rasakan dihati..

 

_Apakah masih terasa sakitnya?_

 

_Apakah masih terasa kemarahan, dan kesedihannya?_

 

Jika iya, maka kesan buruk itu masih ada.

 

Jalan keluarnya : Ikuti panduan yg telah dijelaskn Ibnul Jauzy diatas.

 

 

Semoga Alloh Mudahkan

 

 

Baraakallohu fiikum

 

Nadhif Khalyani

 

——– RLC——–

Terapis pengobatan tradisional yang mengusai berbagai macam tehnik pengobatan seperti Ruqyah Syariyyah, Bekam, Akupunktur, Pijat khusus nyeri, Keseleo patah tulang dan Herbal yang sudah berpengalaman.

Tagged with: , , , , ,