Tenaga Dalam

Tenaga Dalam

Tenaga Dalam

Assalamualaikum
akh bagaimana tanggapan akhi dengan tenaga dalam olah pernafasan ? karena ana sendiri pernah di terapi dengan tenaga dalam olah pernafasan, apakah ada indikasi di bantu oleh jin ? karena di dalamnya gak ada bacaan2 yang ada hanya olah pernafasan. mohon balasannya

Wa’alaikum salam wr. Wb.

Mohon maaf agak lama balasnya. Saya agak lama tidak online. Terkait pertanyaan diatas, saya ingin memberi batasan bahwa apa yang saya sampaikan adalah murni hasil kesimpulan terhadap para pasien berlatar belakang tenaga yang pernah datang ke klinik. Sedangkan bagi mereka yang berlatar belakang dan belum pernah datang ke klinik maka saya berlepas diri dan saya tidak bisa memberikan vonis apapun terhadap praktek mereka, sebelum saya bertemu langsung dengan mereka. Saya tidak ingin men-generalisir kesimpulan yang telah kami dapatkan. Saya perlu membatasi kesimpulan ini, karena masalah ini sangat sensitive, dan pasti mengundang pro kontra. Saya ingin menghindari itu. Sekali lagi ini hanya terbatas pada para pasien yang pernah datang ke klinik kami atau yang pernah mengikuti ruqyah-ruqyah massal yang pernah kami selenggarakan.

Pertanyaan antum terfokus pada 2 hal :

  1. tenaga dalam
  2. pengaruh tenaga dalam pada pasien.

Berikut penjelasannya :

  1. Tenaga dalam
    1. Tinjauan Historis :

Ada pertanyaan mendasar terhadap ilmu tersebut, apakah benar tenaga dalam itu ada? Sebagaimana yang kita lihat, ilmu tersebut adalah sesuatu yang sangat luar biasa, tetapi mengapa kita tidak pernah mendapatinya di zaman Nabi dan para sahabat. Mengapa Allah tidak mengajarkan tenaga dalam kepada Nabi dan para sahabat ? Mengapa Allah membiarkan Nabi dan para sahabat babak belur dalam perang Uhud? Jika tenaga dalam benar-benar ada dan ilmu yang luar biasa, tentu Allah akan mengajarkannya. Tentu alasan kita adalah karena realitas budaya, sarana dan ilmu saat itu belum memungkinkan untuk menemukan tenaga dalam sebagai sumber kekuatan baru bagi manusia. Hal ini sebagaimana di zaman Nabi juga belum dapat menemukan nuklir, padahal nuklir sangat luar biasa dan pasti sangat bermanfaat dalam peperangan yang dilakukan nabi dan para sahabat.

Sepintas logika tersebut benar, tapi coba cermati lebih teliti, kita akan menemukan kejanggalan. Memang benar bahwa Allah selalu mengajarkan sesuatu yang luar biasa pada nabi dan para sahabat. Jika sesuatu itu sesuai dengan realitas budaya, ilmu dan sarana yang ada dan dapat dijangkau maka Allah akan megajarkan sesuatu ynag luar biasa itu dengan detil. Contohnya adalah habbatussauda, bekam, air seni unta dan madu. Hal hal tersebut dapat dijangkau oleh realitas budaya di zaman itu, sarana juga ada, dan semua hal itu sudah lazim digunakan. Bahkan habbatussauda telah dikenal sejak zaman Fir’aun. Sehingga Allah mempertegas dengan wahyu tentang kehebatan benda-benda itu. Lantas bagaimana dengan tenaga dalam ? apakah benar ilmu, logika, budaya yang ada pada waktu itu tidak dapat menjangkau ilmu tersebut ?

Sebenarnya tidak tepat jika kita katakan bahwa realitas budaya dan ilmu di jaman itu belum memadai untuk memanfaatken tenaga dalam. Tentu kita mengenal Akupuntur. Dalam ajaran akupuntur, juga dikenal energi yang mirip dengan meski berbeda sebutan. Dan akupuntur telah ditemukan sejak 5000 th SM. Demikian juga dengan Yoga, telah ada ribuan tahun sebelum masehi. Artinya realitas ilmu yang berkembang di zaman itu sudah sangat memungkinkan/memadai untuk dapat menemukan sesuatu dalam diri manusia yang mereka sebut energi atau lainnya. Tapi sekali lagi pertanyaan kita adalah Mengapa Allah SWT tidak mengajarkan pada Nabi dan para sahabat dan membiarkan para sahabat utama gugur dalam perang Uhud? Padahal taruhannya adalah keberlangsungan risalah Islam, risalah dakwah Nabi SAW. Dan padahal realitas budaya sudah memungkinkan. Mengapa Allah menutup rahasia tenga dalam padahal Allah membuka rahasia hal-hal lain yang luar biasa? Mengapa Alloh tidak pernah menyinggung Chi dan Yoga versi Islam untuk diajarkan pada Nabi ? Dapat kita lihat, tidak ada satupun sahabat yang memiliki kesaktian versi itu. Oleh karena itu, sangat wajar dan logis jika kita mempertanyakan kebenaran dan ilmu-ilmu sejenisnya. Jika tidak ada dan tidak pernah diajarkan Islam, lantas bagaimana penjelasan kita tentang realitas yang ada sekarang ? Menurut kita apa dan siapakah yang memiliki kemampuan penyembuhan, kemampuan memukul jarak jauh, membuat kita bisa berjalan tanpa melihat, kebal, aliran panas dalam tubuh dll ? Silahkan anda jawab pertanyaan tersebut dengan jujur.

    1. Tinjauan Pengalaman Ruqyah

Poin ini adalah murni kesimpulan kami terhadap yang pernah datang ke klinik sedangkan diluar itu maka kami berlepas diri. Tetapi mudah-mudahan pembahasan ini dapat menjadi pertimbangan dan ilmu baru bagi mereka.

Berdasarkan pengalaman saya, teman-teman peruqyah dan ruqyah diklinik, kami menyimpulkan bahwa gangguan jin terjadi pada 100 % pasien ruqyah yang memiliki latar belakang tenaga dalam. Baik gangguan jin langsung pada diri mereka sendiri atau pada orang terdekatnya, atau anaknya. Modusnya hampir sama yaitu pada awal-awal mempelajari tenaga dalam tidak ada masalah, tetapi masalah baru muncul setelah menikah ( berupa gangguan pada anak dan istri) atau setelah sekian tahun berlalu. Gangguan yang dialami para pasien ruqyah berlatar belakang tenaga dalam, diantaranya :

  1. Kesurupan
  2. Anak kesurupan atau sering melihat makhluk halus

iii.      Anak rewel

  1. Anak mengalami gangguan intelegensia
  2. Anak hiperaktif dan susah diatur
  3. Istri kesurupan dan sakit-sakitan

vii.      Pelaku sakit-sakitan

viii.      Sangat sulit beribadah

  1. Sulit konsentrasi
  2. Sulit mengendalikan emosi
  3. Mudah curiga pada orang lain

xii.      Was was

xiii.      Jika pelaku tenaga dalam sehat wal afiat, biasanya salah satu anak /istrinya yang sakit.

Bagaimana jika tenaga dalam yang kita pelajari murni pernafasan tanpa wirid ? Mohon maaf, kesimpulan kami sama. Semua pasien berlatar belakan tenaga dalam yang datang, baik murni pernafasan atau dengan wirid, sama-sama mengalami gangguan jin. Sebenarnya kuncinya bukan pada wiridnya tetapi pada pernafasanya. Semua tenaga dalam yang datang pada kami baik menggunakan wirid atau tidak memiliki 1 hal yang sama yaitu system pernafasan. Pernafasan adalah tehnik tertua dalam ilmu kesaktian, kanuragan dan teknik tertua untuk memanggil jin, dengan atau tanpa wirid. Silahkan Anda perbandingkan satu tenaga dalam dengan tenaga dalam yang lain, atau satu ilmu kanuragan dengan ilmu kanurangan lain baik yang menggunakan wirid maupun tidak, baik yang Islam maupun non-Islam. Anda akan menemukan benang merah yang sama yaitu pengaturan pernafasan dengan cara tertentu dan dengan cara masing-masing. Sekali lagi, mereka adalah pasien yang pernah datang kepada kami. Sedangkan yang diluar itu, mungkin masih perlu pengkajian lebih dalam.

    1. Pengaruhnya bagi Pasien

Jika anda sedang diterapi dengan tenaga dalam, lebih baik berhati-hati. Memang cukup sulit bagi kita untuk memastikan apakah terapis menggunakan jin atau tidak. Yang bisa kita lakukan adalah mengamati pengaruhnya terhadap diri kita. Berikut adalah cara mudah bagi kita untuk melihat pengaruh jin dari pengobatan alternative/ tenaga dalam pada diri kita :

  1. Baca ulang tanda-tanda gangguan jin dalam blog ini. Amatilah apakah hal-hal tersebut terjadi pada diri anda pasca anda menjalani terapi. Amatilah sekitar satu minggu lebih.
  2. Apakah anda merasakan sesuatu berjalan dalam tubuh atau permukaan kulit anda selam menjalani terapi? Jika benar, mungkin terapis menggunakan jin untuk mengobati.
  3. Apakah terapis terlihat kelelahan, pusing, berdebar-debar saat menterapi anda atau beberapa hari setelah menterapi anda? Jika benar, maka penterapi menggunakan jin dan dalam tubuh anda sudah ada jin sebelumnya?
  4. Apakah anda mimpi buruk paska terapi ? jika benar, kemungkinan jin penerapi ikut dalam tubuh anda.
  5. Apakah Anda mengalami penurunan kuantitas dan kualitas ibadah pasca menjalani terapi ? jika benar, dapat dipastikan ada jin yang membantu proses terapi. Dan jin itu masih bersama anda.

Sementara 5 hal diatas sudah cukup untuk memastikan ada gangguan jin atau tidak paska menjalani terapi. Sebenarnya masih banyak cara yang lain, namun cara paling efektif adalah dengan melihat gejala-gejala yang tersebut dalam tulisan tanda-tanda gangguan jin dalam blog ini, dan mengamati penurunan kualitas ibadah.

  1. Langkah untuk menghilangkan pengaruh gangguan jin pasca terapi
  1. Perbaharui taubat dan banyak lah membaca istighfar terutama selesai sholat dan niatkan untuk men-taubati terapi yang sudah anda jalani.
  2. Baca dan Lakukan semua yang tertulis dalam “Langkah pertama jika gangguan jin terjadi” dalam blog ini.
  3. Lakukan dengan istiqimah selama beberapa hari, jika anda merasa lebih ringan, fresh, ibadah menjadi jauh lebih baik maka bersyukurlah mudah-mudahan gangguan jin itu sudah berkurang atau hilang.
  4. Untuk memastikannya apakah pengaruh jin itu benar benar sudah hilang, lebih baik datanglah ke klinik ruqyah terdekat.

Demikian mudah-mudahan bermanfaat.

Jika Antum merasa tulisan ini bermanfaat, sebarkanlah, mudah mudahan banyak saudara-saudara kita yang dapat mengambil manfaatnya.

Terapis pengobatan tradisional yang mengusai berbagai macam tehnik pengobatan seperti Ruqyah Syariyyah, Bekam, Akupunktur, Pijat khusus nyeri, Keseleo patah tulang dan Herbal yang sudah berpengalaman.

Tagged with: ,